Sistem Peralatan Penunjang

TEORI DASAR

Fishing job adalah pekerjaan dalam teknik pemboran yang mana pekerjaan ini berhubungan dengan pengambilan kembali alat-alat / potongan-potongan alat ke permukaan. Alat yang jatuh harus secepatnya diambil karena semakin lama semakin sulit diambil karena tertutup cutting atau mud cake dan lainnya. Kerugian dalam pekerjaan ini adalah rig timernya semakin panjang dan ini tentunya akan menambah biaya pemboran.

Kejadian ini tidak jarang terjadi pada operasi pemboran karenanya harus selalu hati-hati dan selalu mengontrol peralatan misalnya bit yang sudah tumpul harus segera diganti dan juga WOB yang tidak terlalu besar yang mengakibatkan drill string patah. Apabila alat ini tidak dapat diambil maka harus diadakan pemboran side tracking dan lubang tidak dapat diteruskan lagi.
Sistem peralatan penunjang lainnya yang penting adalah Kunci-kunci, Casing hanger, serta Fishing tools (alat-alat pemancing)

1.1. KUNCI-KUNCI
Peralatan-peralatan yang termasuk dalam kategori ini, antara lain adalah sebagai berikut :
1. Kunci Wilson (Make Up and Break Out Tongs)
Digunakan pada waktu menyambung/melepas sambungan rangkaian pipa bor, digantung pada menara bor dan bekerja secara mekanis.
2. Power Tongs
Fungsinya sama dengan kunci Wilson, tetapi bekerja secara hidrolis atau elektris.
3. Kunci-kunci dan rantai.
4. Tali henep
Merupakan tali yang digunakan untuk memperkeras/melepas sambungan rangkaian pipa bor. Tali henep ini dililitkan pada cathead.

1.2. CASING HANGER

Bagian casing yang terletak pada ujung atas berfungsi untuk menggantungkan seluruh rangkaian casing yang berada dalam lubang bor, disamping itu juga berfungsi untuk fondasi dari BOP stack.

1.3. FISHING TOOLS

a. Operasi Pemancingan

Operasi pemancingan adalah operasi untuk mengambil benda-benda yang tidak diinginkan dari lubang bor, termasuk potonga-potongan logam kecil, peralatan atau rangkaian bagian pipa bor

Sistem Peralatan Pemboran Lepas Pantai (offshore drilling).

TEORI DASAR

Sistem peralatan pemboran lepas pantai pada prinsipnya adalah merupakan perkembangan dari sistem peralatan pemboran darat, maka metode operasi lepas pantai membutuhkan teknologi yang baru dan biaya operasi yang mahal, karena kondisi lingkungan laut berbeda dengan kondisi lingkungan darat.

Peralatan mutlak yang harus ada dalam operasi pemboran lepas pantai adalah sebuah strutur anjungan (platform) sebagai tempat untuk meletakkan peralatan pemboran dan produksi. Berbagai macam anjungan telah dibuat, seperti anjungan permanen (fixed) yang terdiri diatas kaki-kaki beton bertulang. Jenis ini umumnya digunakan pada laut dangkal dan pada lapangan pengembangan sehingga dapat sekaligus menjadi anjungan pemboran dan produksi.

Berbagai hambatan alam yang harus diatasi bagi pengoperasian unit lepas pantai. Hambatan tersebut antara lain : angin, ombak, arus dan badai. Khusus untuk unit terapung yang amat peka terhadap pengaruh kondisi laut, maka menciptakan peralatan khusus, yaitu peralatan peredam gerak oscilsi vertikal akibat ombak dan peralatan pengendalian posisi pada unit terapung. Untuk pengendalian posisi pada unit terapung dikenal dengan mooring system dan sistem pengendalian posisi dinamik . Sedangkan untuk mengatasi gerak vertikal keatas dan kebawah umumnya digunakan Drill String Compensator (DSC).

Operasi pemboran lepas pantai dimulai dari pengembangan teknologi pemboran darat dengan menggunakan casing conduktor yang ditanam atau dibor dan disemen, kemudian meningkat dengan digunakan mud-line suspention system, dan terus meningkat dengan menggunakan riser system. Penggunaan BOP konventional terus dimodifikasi agar mampu beroperasi di bawah air. Kondisi lingkungan laut berpengaruh terhadap pemilihan jenis platform.

Maicon & Ibrahimiovic Takkan Tinggalkan Inter


MILAN - Jawara Serie A Inter Milan nampaknya belum rela melepas dua bintangnya Douglas Maicon dan Zlatan Ibrahimovic pada bursa transfer akhir musim ini. Direktur transfer FIFA Ernesto Bronzetti bahkan berani menjamin jika kedua pilar penting Nerazurri itu akan tetap bertahan di Giuseppe Meazza.

Beberapa pekan terakhir ini, Maicon dan Ibra memang laris manis ditawar banyak klub elit, salah satunya adalah Real Madrid. Spekulasi ini tak lepas dari kampanye Capres klub El Real, Florentino Perez yang menyatakan dirinya akan merekrut kedua pemain tersebut jika terpilih sebagai presiden klub pada 15 Juni mendatang.

Namun, keinginan Perez dipastikan takkan mudah terealisasi. Pasalnya, kubu Inter memang belum berpikir melepas baik Maicon ataupun Ibra ke klub lain.

"Dalam opini saya, Maicon dan Ibrahimovic akan tetap bertahan di Inter," ungkap Bronzetti yang menyatakan Madrid lebih tertarik memboyong Franck Ribery (Bayern Munich) dan winger Manchester United, Cristiano Ronaldo ketimbang Maicon dan Ibra, seperti disitat Sky Sports, Kamis (28/5/2009).

Sepanjang musim ini, baik Maicon maupun Ibra memang sukses menampilkan performa gemilang. Keduanya sukses mengantar Inter menggondol trofi Scudetto keempat secara berturut-turut. Maicon bermain spektakuler dalam menjaga pertahanan La Beneamata, sementara Ibra sukses menjadi andalan Inter dalam membobol gawang lawan dan berpeluang menggenggam trofi Cappocanonnieri (topskor Serie A) dengan koleksi 21 gol, terpaut satu gol dari Marco Di Vaio yang menempati urutan teratas.

Metode Geofisika 2

Geofisika berasal dari kata geo, yang artinya bumi, dan fisika. Dari akar keilmuannya sendiri, geo berasal dari kata geologi. Jadi, geofisika ialah ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip fisika untuk mengetahui dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan bumi, atau dapat pula diartikan mempelajari bumi dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika. Karena perkembangannya yang sangat cepat, batas yang jelas antara geologi, fisika, dan geofisika menjadi semakin kabur. Sebagian orang menganggap geofisika sebagai bagian dari geologi, sementara yang lain menganggapnya sebagai bagian dari ilmu fisika.

Secara klasik urutan penyelidikan geofisika untuk eksplorasi di suatu daerah adalah magnetik, gaya berat, seismik bias dan pantul. Dalam pelaksanaannya urutan penyelidikan demikian sering tidak diikuti, hal itu terdorong oleh beberapa hal diantaranya keterbatasan biaya dan adanya keinginan untuk memperoleh data secepat-cepatnya.
Penelitian geofisika umum bermanfaat untuk mendapatkan gambaran geologi, bisa dalam arti yang luas ataupun dalam arti yang khusus.

Data yang dihasilkan bermanfaat bagi pemeta geologi, geoteknik, dan hidrogeologi.
Dalam arti yang luas berarti masih bersifat umum dan biasanya untuk daerah yang luas, misalnya untuk membedakan batuan sedimen berikut struktur regionalnya. Data demikian bisa didapat dengan metoda seismik atau gaya berat umum. Data khusus misalnya untuk mengetahui penyebaran lapisan batubara tertentu, bisa dibantu untuk mendapatkan indikasinya mempergunakan gaya magnet di tanah, tahanan listrik, seismik pantul.

1. Metoda Gaya Berat (Gravitasi)

Metoda ini untuk mengukur adanya perbedaan kecil medan gaya berat batuan. Perbedaan ini disebabkan karena adanya distribusi massa yang tidak merata di kerak bumi sehingga menimbulkan tidak meratanya distribusi massa jenis batuan.

Metode Geolistrik

Metoda ini lebih efektif jika digunakan untuk eksplorasi yang sifatnya dangkal, jarang memberikan informasi lapisan di kedalaman lebih dari 1000 feet atau 1500 feet. Oleh karena itu metoda ini jarang digunakan untuk eksplorasi minyak tetapi lebih banyak digunakan dalam bidang engineering geology seperti penentuan kedalaman batuan dasar, pencarian reservoir air, juga digunakan dalam eksplorasi geothermal. Tetapi walaupun begitu pada akhir-akhir ini metoda ini digunakan dalam eksplorasi minyak bumi antara lain di Rusia, Canada dan Indonesia. Metoda geolistrik juga cocok digunakan monitoring gerakan air garam Fried (1975). White (1988) melakukan monitoring arah dan kecepatan aliran ground water dengan metoda resistivitas menggunakan konfigurasi Schlumberger dan Wenner. Berdasarkan identifikasi variasi risistivitas listriknya, maka metoda geolistrik tahanan jenis diperkirakan dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi rembesan dan pencemaaran polutan yang disebabkan oleh kebocoran oli di bawah permukaan tanah.

Metoda tahanan jenis adalah salah satu metoda dari kelompok metoda geolistrik yang digunakan untuk mempelajari keadaan bawah permukaan dengan cara mempelajari sifat aliran listrik dalam batuan dibawah permukaan bumi. Yang dipelajari disini mencakup besaran medan potensial , medan elektromagnetik yang diakibatkan oleh aliran arus listrik secara alamiah (pasif) maupun secara buatan (aktif). Beberapa metoda yang termasuk didalam kelompok ini adalah :

• Tahanan jenis
• Tahanan jenis head on
• Potensial diri
• Polarisasi terimbas
• EM VLF
• Magnetoeluric
• Arus Telurik
• Elektromagnetik

Berdasarkan letak (konfigurasi) elektroda-elektroda potensial dan elektroda-elektroda arus, dikenal beberapa jenis konfigurasi untuk resistivitas tahanan jenis, antara lain :

1. Konfigurasi Schlumberger
2. Konfigurasi Wenner
3. Konfigurasi Dipole-dipole
4. Konfigurasi Pole-pole
5. Konfigurasi Mise ala mase

Teknik Gas Alam

HUKUM-HUKUM GAS


Hukum gas berkenaan dengan hubungan antara volume terhadap tekanan, temperatur, molar dan tetapan yang dipengaruhi oleh faktor tekanan dan temperatur.
V ~ P, T, n, K (P, T)

dimana :

V = volume gas
P = tekan gas
T = Temperatur gas
n = molar
K(P,T) = tetapan

Sifat-sifat fisik gas sangat dipengaruhi oleh faktor :

1. Tekanan
2. Gaya tarik menarik antara molekul
3. Sifat antara molekul yang cenderung untuk saling membatasi
4. Gaya tolak-menolak yang merupakan medan listrik dari masing-masing molekul.
5. Energi kinetis (tergantung pada temperatur).
Beberapa hukum gas yang telah dibuat berdasarkan hasil-hasil eksperimen
yaitu : hukum Boyle, hukum Charles, hukum Dalton dan hukum Amagat.

1. Hukum Boyle menyatakan bahwa nilai volume gas pada kondisi suhu yang tetap adalah berbanding terbalik dengan tekanan.

atau :
PV = tetapan
2. Hukum Charles yang menyatakan bahwa nilai volume gas pada kondisi tekanan yang tetap adalah berbanding lurus dengan suhu.
V = tetapan x T
atau :
tetapan
3. Hukum Dalton yang menyatakan bahwa tekanan gas pada keadaan dimana volumenya berupa campuran beberapa kompon, nilainya adalah total dari tekanan masing-masing komponen gas campuran tersebut.
P = 
dimana :
Pi = tekanan komponen msing-masing gas
4. Hukum Amagat yang menyatakan bahwa volume total gas pada keadaan gas campuran dengan P dan T campuran adalah sebesar jumlah dari volume masing-masing gas campuran tersebut.

Ballon d'Or untuk Messi

ROMA - Penampilan gelandang Barcelona Lionel Messi musim ini benar-benar berkilau. Bintang Timnas Argentina ini negoleksi 23 gol untuk Barcelona di kompetisi lokal dan menjadi topskor Liga Championas dengan sembilan gol. Artinya, Messi mempersembahkan 31 gol untuk El barca sepanjang musim ini.

Sangat wajar bila memenangkan penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa atau biasa dikenal dengan Ballon d'Or 2009. Harapan itu disampaikan pelatih Barcelona Pep Guardiola.

"Saya nilai dia sudah siap menuliskan namanya di Ballon d'Or. Tetapi dia tidak perlu memenangkannya karena sudah menjadi yang terbaik. Dia tidak pernah bersembunyi dan selalu ada dalam situasi paling sulit," tegas Guardiola seperti dilansir reuters, Kamis (28/5/2009).

Pada laga final yang berlangsun di Stadion Olimpico Roma, dinihari tadi, Messi juga mempersemnahkan satu gol melalui tandukan pada menit 70. Gol tersebut juga semakin menghancurkan mental bertanding pemain United.

Dengan gelar Liga Champions ini, Messi juga sudah memenangkan pertarungan dengan winger Manchester United Cristiano Ronaldo, terkait siapa yang pantas menyandang pemain terbaik Eropa tahun ini.

Ketika ditanya tentang penampilan satu di antara bintangnya yaitu Andres Iniesta, Guardiola berseloroh. "Dia hanya bermain dengan satu kaki, kami diberitahu dia tidak menggunakan sebelah kanan," tegas Guardiola.

Guardiola juga memuji perjuangan Sylvinho yang beroperasi di bek kiri. "Saya meminta maaf kepadanya karena jarang menurunkannya musim ini. Dia adalah seorang pemain besar," pungkas mantan pelatih Barcelona B ini.

LUMPUR PEMBORAN (JENIS-JENIS & ADDITIVE LUMPUR)

I. JENIS – JENIS LUMPUR PEMBORAN
ZABA dan DOHERTY (1970) mengklasifikasikan lumpur bor terutama berdasarkan fasa fluidanya : air (water base), minyak (oil base) atau gas, sebagai berikut :
I. Fresh Water Muds (lumpur air tawar)
  a. Spud
  b. Natural atau Native (alamiah)
  c. Bentonite – treated
  d. Phospate – treated
  e. Organic coloid – treated
  f. “Red” atau alkaline – tannate treated
  g. Calcium muds
 1. Lime – treated
 2. Gypsum – treated
 3. Calcium – (selain 1 & 2) - treated
II. Salt Water Muds (air asin)
a. Unsaturated salt water
b. Saturated salt water
c. Sodium silicate
III. Oil in Water Emulsion
a. Fresh Water (air tawar)
b. Salt Water (air asin)
IV. Oil Base dan Oil Base Emulsion Muds
V. Gaseous Drilling Fluids
  a. Udara atau Natural gas
  b. Aerated Muds 

I. FRESH WATER MUDS
Adalah lumpur yang fasa cairnya adalah air tawar dengan (kalau ada) kadar garam yang kecil (kurang dari 10000 ppm = 1 % berat garam). Jenis-jenis lumpur fresh water muds adalah : Spud Mud, Natural Mud, Bentonite – treated mud, Phosphate treated mud, Organic colloid treated mud, “Red” mud, Calcium mud, Lime treated mud, Gypsum treated mud dan Calcium salt.
A. Spud Mud, adalah lumpur yang digunakan pada pemboran awal atau bagian atas bagi conductor casing. Fungsi utamanya adalah untuk mengangkat cutting dan membuka lubang di permukaan.
B. Natural Mud, yaitu dibentuk dari pecahan-pecahan cutting dalam fasa cair, sifat-sifatnya bervariasi tergantung formasi yang di bor. Lumpur ini digunakan untuk pemboran yang cepat seperti pemboran pada surface casing.
C. Bentonite – treated Mud, yaitu mencakup sebagian besar dari tipe-tipe air tawar. Bentonite adalah material paling umum yang digunakan untuk koloid inorganic yang berfungsi mengurangi filtrate loss dan mengurangi tebal mud cake. Bentonite juga menaikkan viscositas.
D. Phospate treated Mud, yaitu mengandung polyphospate untuk mengontrol viscositas gel strength dan juga dapat mengurangi filtrate loss serta mud cake dapat tipis.
E. Organic colloid treated Mud, terdiri dari penambahan pregelatinized starch atau carboxymethyl cellulose pada lumpur yang digunakan untuk mengurangi filtration loss pada fresh water mud.
F. Red Mud, yaitu mendapatkan warnanya dari warna yang dihasilkan oleh treatment dengan cautic soda dan gueobracho (merah tua). Jenis lumpur ini adalah alkaline tannate treatment dengan penambahan polyphospate untuk lumpur dengan pH dibawah 10.
G. Calcium Mud, yaitu lumpur yang mengandung larutan calcium (di sengaja). Calcium bisa ditambah dengan bentuk slake lime (kapur mati), semen, plaster (CaSO4) atau CaCl2. 

II. SALT WATER MUD
Lumpur ini digunakan terutama untuk membor garam massive (salt dome) atau salt stringer (lapisan formasi garam) dan kadang-kadang bila ada aliran air garam yang terbor. Filtrate loss-nya besar dan mud-cake-nya tebal bila tidak ditambah organic colloid, pH lumpur dibawah 8, karena itu perlu presentative untuk menahan fermentasi starch. Jika salt mudnya mempunyai pH yang lebih tinggi, fermentasi terhalang oleh basa. Suspensi ini bisa diperbaiki dengan penggunaan attapulgite sebagai pengganti bentonite. Adapun jenis-jenis lumpur salt water mud adalah : Unsaturated salt water mud, Saturated salt-water mud dan Sodium-Silicate muds.

III. OIL-in-WATER EMULTION MUDS (EMULSION MUD)
Pada lumpur ini, minyak merupakan fasa tersebar (emulsi) dan air sebagai sebagai fasa kontinu. Jika pembuatannya baik, filtratnya hanya air. Sebagai dapat digunakan baik fresh maupun salt water mud. Sifat-sifat fisik yang dipengaruhi emulsifikasi hanyalah berat lumpur, volume filtrat, tebal mud cake dan pelumasan. Segera setelah emulsifikasi, filtrate loss berkurang. Keuntungannya adalah bit yang lebih tahan lama, penetration rate naik, pengurangan korosi pada drillstring, perbaikan pada sifat-sifat lumpur (viskositas dan tekanan pompa boleh/dapat dikurangi, water loss turun, mud cake tipis) dan mengurangi balling (terlapisnya alat oleh padatan lumpur) pada drillstring. Viskositas dan gel lebih mudah dikontrol bila emulsifiernya juga bertindak sebagai thinner.
Fresh water oil-in-water emulsion muds adalah lumpur yang mengandung NaCl sampai 60,000 ppm. Lumpur emulsi ini dibuat dengan menambahkan emulsifier (pembuat emulsi) ke water base mud diikuti dengan sejumlah minyak yang biasanya 5 – 25% volume. Jenis emulsifier bukan sabun lebih disukai karena ia dapat digunakan dalam lumpur yang mengandung larutan Ca tanpa memperkecil emulsifiernya dalam hal efisiensi. Emulsifikasi minyak dapat bertambah dengan agitasi (diaduk).

IV. OIL BASE DAN OIL BASE EMULSION MUD
Lumpur ini mengandung minyak sebagai fasa kontinunya. Komposisinya diatur agar kadar airnya rendah (3 – 5% volume). Relatif lumpur ini tidak sensitif terhadap kontaminan. Tetapi airnya adalah kontaminan karena memberi efek negatif bagi kestabilan lumpur ini. Untuk mengontrol viskositas, menaikkan gel strength, mengurangi efek kontaminasi air dan mengurangi filtrate loss, perlu ditambahkan zat-zat kimia.
Manfaat oil base mud didasarkan pada kenyataan bahwa filtratnya adalah minyak karena itu tidak akan menghidratkan shale atau clay yang sensitif baik terhadap formasi maupun formasi produktif (jadi ia juga untuk completion mud). Kegunaan terbesar adalah pada completion dan work-over sumur. Kegunaan lain adalah untuk melepaskan drillpipe yang terjepit, mempermudah pemasangan casing dan liner.
Oil base emulsion dan lumpur oil base mempunyai minyak sebagai fasa kontinu dan air sebagai fasa tersebar. Umumnya oil base emulsion mud mempunyai manfaat yang sama seperti oil base-mud, yaitu filtratnya minyak dan karena itu tidak menghidratkan shale/clay yang sensitif. Perbedaan utamanya adlah bahwa air ditambahkan sebagai tambahan yang berguna (bukan kontaminan). Air yang teremulsi dapat antara 15 – 50% volume, tergantung densitas dan temperatur yang diinginkan (dihadapi dalam pemboran). Karena air merupakan bagian dari lumpur, maka lumpur ini dapat mengurangi bahaya api, dan pengontrolan flow propertinya dapat seperti water base mud.


V. GASEOUS DRILLING FLUID
Digunakan untuk daerah-daerah dengan formasi keras dan kering. Dengan gas atau udara dipompakan pada annulus, salurannya tidak boleh bocor.
Keuntungan cara ini adalah penetration rate lebih besar, tetapi adanya formasi air dapat menyebabkan bit balling (bit dilapisi cutting/padatan) yang merugikan. Juga tekanan formasi yang besar tidak membenarkan digunakannya cara ini. Penggunaan natural gas membutuhkan pengawasan yang ketat pada bahaya api. Lumpur ini juga baik untuk completion pada zone-zone dengan tekanan rendah.
Suatu cara pertengahan antara lumpur cair dengan gas adalah aerated mud drilling dimana sejumlah besar udara (lebih dari 95%) ditekan pada sirkulasi lumpur untuk memperendah tekanan hidrostatik (untuk lost circulation zone), mempercepat pemboran dan mengurangi biaya pemboran.  
 
II. ADDITIVE LUMPUR PEMBORAN

Additive lumpur pemboran adalah material-material yang ditambahkan untuk merawat lumpur agar sesuai sifat-sifatnya dengan yang dibutuhkan.
A. Material Pemberat Lumpur
Material yang ditambahkan untuk menaikkan berat jenis lumpur atau disebut juga dengan weight material. Seperti : Barite atau Barium Sulfate, Calcium Carbonate untuk oil base mud dan Galena.
B. Material Pengental Lumpur
Zat kimia pengental lumpur merupakan bahan untuk menaikkan viskositas dari lumpur bor. Material ini termasuk viscosifier. Seperti : Wyoming bentonite, High Yielding Clay, Attapulgite clay untuk salt water mud dan Extra high yield bentonite.
C. Material Pengencer Lumpur
Zat kimia pengencer lumpur ini makdusnya adalah zat kimia yang digunakan untuk menurunkan viskositas lumpur bor atau disebut juga Thinner. Seperti : Chrome lignosulfonate, Alkaline lignite, Sodium Acid Pyrophospate, dll.  
D. Filtration Loss Control Agent
Filtration Loss Control Agent maksudnya adalah bahan-bahan untuk mengurangi filtration loss dan menipiskan mud cake. Seperti : Pregelatinized Starch, Sodium Carboxymethylcellulose, dll.
E. Lost Circulation Material
Bahan ini untuk menyumbat bagian yang menimbulkan lost circulation. Jadi bahan untuk menghentikan lost circulation. Seperti : Blended Fiber, Graded Mica, Ground walnut hulls, dll.

PSIS Kalah, Muhariyah Puas

KEDIRI - Menurunkan hampir seluruh pemain muda justru membuat penampilan PSIS membaik saat menghadapi Persik Kediri. Meskipun kalah namun secara umum penampilan PSIS kualitasnya mengalami kenaikan, Senin (25/5/2009).

Persik Kediri yang bermain tanpa pemain asing memimpin terlebih dulu lewat kerjasama apik antara Mahyadi Panggabean dan Saktiawan Sinaga. Kediri unggul lewat kaki Saktiawan pada menit 22.

Namun keunggulan ini tak berlangsung lama karena pada menit 27 Ferry Ariawan menyamakan kedudukan lewat aksi individualnya. Kedudukan seri ini tetap bertahan sampai turun minum.

Memasuki awal babak 2 pendukung Semarang dikagetkan dengan keputusan wasit yang menunjuk titik putih karena menganggap Idrus Gunawan hands ball di kotak penalti. Sempat mendapat protes namun wasit Idra Kardiana tetap bergeming. Legimin Raharjo yang menjadi eksekutor berhasil menggetarkan jala gawang PSIS yang dijaga Agus Murod pada menit 53.

PSIS sebenarnya punya peluang menyamakan kedudukan ketika Ferry Ariawan diganjal di kotak penalti. Namun Basile yang menjadi eksekutor tendangan penalti gagal memasukkan bola.

Usai pertandingan pelatih PSIS Ahmad Muhariyah menyatakan puas meskipun timnya kalah. Dia menilai secara kualitas mereka sangat baik.

Saya sangat puas dengan penampilan anak-anak malam ini. Kepercayaan diri mereka sangat baik. Itu modal ang sangat bagus bagi pemain-pemain muda ini, kata Ahmad Muhariyah.

Sementara itu Setyo Agung Nugroho, Manajer Teknik PSIS menyatakan hal senada. Dia juga menambahkan anak-anak sudah beusaha main sebaik mungkin.

"Ini laga home terakhir PSIS di Stadion Jatidiri. Mewakili manajemen saya mohon maaf pada masyarakat Semarang. Kami sudah berusaha keras tapi hasilnya seperti ini, kami berada di peringkat juru kunci," jelas Agung.

Menanggapi kepemimpinan wasit Idra Kardiana malam ini, Setyo Agung Nugroho menolak memberi komentar.

"Saya tak pernah mau komentar tentang wasit. Suporter, wartawan dan pemirsa di seluruh Indonesia bisa menyaksikan sendiri serta menyimpulkan kepemimpinan wasit," tegasnya.

Secara terpisah pelatih Persik Kediri, Aji Santoso menyatakan bahwa pertandingan berjalan bagus dan menarik. Dirinya awalnya sudah memprediksi kalau PSIS bakal main lepas.

"Kami sebenarnya menargetkan mencuri tiga poin dari PSIS dan itu sudah terpenuhi. Kami tinggal berusaha ambil poin saat menghadapi PSM. Dan jika kemudian anak-anak bisa sapu bersih di dua pertandingan home terakhir, maka prediksi kami Persik bakal mampu duduk di peringkat 4 klasemen akhir," papar Aji Santoso. 

Ronaldo Hormati Messi


MANCHESTER - Gelandang Manchester United Cristiano Ronaldo akan segera berhadapan dengan pemain andalan Barcelona Lionel Messi di final Liga Champions 2008/2009. Bagaimana tanggapan pemain terbaik dunia 2008 itu terhadap bakal lawannya?

Demi gengsi, Ronaldo mengatakan kalau dirinya tidak gentar sama sekali jika harus berhadapan langsung dengan Messi. Namun takut dibilang terlalu sesumbar, dia pun mengaku tetap menaruh rasa hormat kepada The Messiah yang dinilainya sebagai pemain bertalenta tinggi. 

"Bukanlah sebuah hal yang baik jika kita terlalu menyanjung seorang pemain dari kubu lawan. Tapi buat Messi, saya benar-benar menaruh rasa hormat," seru pemain asal Portugal itu.

"Dia adalah pemain yang punya telenta tinggi. Saya percaya dia sudah tidak sabar tampil di final nanti, sama seperti saya ," tandasnya lagi.

Pemain berjuluk CR7 itupun sudah mencanangkan tekad mempertahankan trofi yang berhasil mereka rebut tahun lalu itu. namun dia tetap sadar kalau usahanya nanti tidak akan mudah karena harus menghadapi skuad setangguh Los Azulgrana.

"Kami yakin bisa mempertahankan Liga Champions, United punya pemain yang cukup tangguh di berbagai lini. Tapi, kami juga harus tetap waspada, Barca adalah tim tangguh yang dihuni segudang pemain berkelas," tutup Ronaldo seperti disitat TeamTalk, Selasa (26/5/2009).

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme